SAHIH.CO, BANDA ACEH - Belasan hari melintasi samudera luas dengan kapal kayu sederhana dan bekal seadanya adalah kesuraman, terlebih bagi
Hari ini, di tengah kehancuran kemanusiaan yang terus menerus terhadap anak-anak Palestina, dunia internasional tampaknya memilih berpaling, sementara PBB terdiam dalam keheningan yang menyakitkan, hanya mampu mengutuk tanpa tindakan nyata.